
Gamblegrid.id – Sebuah kapal nelayan yang mengangkut 21 anak buah kapal (ABK) dilaporkan terbakar di perairan Belawan pada Selasa dini hari (7/4/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya masih dalam pencarian.
Menurut keterangan Kadispen Koarmada I, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, kebakaran bermula dari gangguan pada mesin kapal yang mengalami panas berlebih. Salah satu ABK bernama Aliman sempat menyadari kondisi tersebut dan berusaha melaporkannya kepada nakhoda.

Api Membesar Usai Ledakan Mesin dan Tabung Gas
Namun sebelum laporan disampaikan, terjadi ledakan hebat dari mesin yang kemudian disusul oleh ledakan tabung gas di atas kapal. Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan melahap sebagian besar badan kapal.
Situasi yang mendadak membuat para ABK panik dan memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan datang.
Korban Jiwa dan Proses Evakuasi
Dalam kejadian tersebut, tiga ABK dinyatakan meninggal dunia. Mereka diketahui bernama Iyan, Jahar, dan Buitin. Sementara itu, sebanyak 13 orang berhasil selamat, meskipun dua di antaranya mengalami luka bakar ringan.
Tim gabungan dari TNI AL dan patroli laut segera melakukan evakuasi dan pencarian korban sejak dini hari hingga pagi. Seluruh korban selamat dan jenazah korban meninggal telah dibawa ke Dermaga TPI Gabion Belawan.
Pencarian Korban Hilang Masih Berlanjut
Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap lima ABK yang masih hilang terus dilakukan di sekitar jalur pelayaran. Aparat berwenang mengerahkan berbagai unsur untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan korban yang belum ditemukan.







