BeritaKriminal

Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok Saat Tegur Pemuda Pesta Miras di Area Pendopo

154
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Gamblegrid.id – Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang sedang mengonsumsi minuman keras di area sekitar pendopo kabupaten.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (15/3/2026) dini hari di sekitar Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Korban berinisial AF (32) mengalami sejumlah luka memar setelah diserang oleh kelompok pemuda yang tidak terima ditegur.

Pengeroyokan Terjadi Saat Petugas Patroli Malam

Kasatpol PP Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika dua anggota Satpol PP yang sedang bertugas melakukan patroli rutin di sekitar area pendopo.

Petugas Temukan Sekelompok Pemuda Pesta Miras

Saat melakukan pengecekan lingkungan, petugas melihat sekelompok anak muda berkumpul di trotoar depan TK Pertiwi Banyuwangi, tepat di sisi kiri pendopo.

Dari hasil pengamatan, mereka diduga tengah mengonsumsi minuman keras jenis arak. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya botol arak yang dibuang ke dalam pagar sekolah.

Teguran Petugas Berujung Kekerasan

Korban AF bersama rekannya HR (35) yang saat itu bertugas mencoba menegur para pemuda secara persuasif agar tidak membuat keributan di area publik.

Sekitar 10 Pemuda Diduga Terlibat Pengeroyokan

Karena teguran tersebut tidak diindahkan, petugas meminta mereka untuk berpindah lokasi agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Namun situasi justru memanas. Sekitar sepuluh orang pemuda dan pemudi yang berada di lokasi tersebut diduga melakukan penyerangan terhadap korban.

Salah satu pelaku disebut menendang kepala korban, sementara pelaku lainnya melempar tong sampah ke arah petugas.

Korban Mengalami Luka Memar

Akibat insiden tersebut, anggota Satpol PP berinisial AF mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

Pihak Satpol PP Banyuwangi kini tengah menindaklanjuti kejadian tersebut dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menangani kasus pengeroyokan tersebut.

Exit mobile version