BeritaNasional

Hakim Pertimbangkan Pengalihan Status Tahanan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook

81
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Gamblegrid.id – Majelis hakim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tengah mempertimbangkan permohonan dari terdakwa Nadiem Makarim terkait perubahan status penahanannya.

Hakim Ketua, Purwanto S Abdullah, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendiskusikan dan mempelajari permohonan yang diajukan oleh tim kuasa hukum Nadiem.

Opsi Tahanan Rumah atau Kota

Syarat Ketat Jika Permohonan Dikabulkan

Majelis hakim mengungkapkan bahwa apabila permohonan tersebut disetujui, maka status tahanan dapat dialihkan menjadi tahanan rumah atau tahanan kota. Namun, keputusan itu akan disertai sejumlah persyaratan yang harus dipatuhi.

Salah satu ketentuan utama adalah larangan bagi terdakwa untuk meninggalkan lokasi yang telah ditentukan, kecuali untuk keperluan tertentu seperti pengobatan.

Kewajiban Tambahan bagi Terdakwa

Wajib Lapor dan Gunakan Alat Pemantau

Selain pembatasan mobilitas, hakim juga mengharuskan Nadiem untuk bersedia dipasang alat pemantau elektronik. Ia juga diwajibkan melapor secara berkala kepada pihak penuntut umum serta menyerahkan paspor sebagai bentuk pengawasan.

Langkah ini bertujuan memastikan terdakwa tetap berada dalam pengawasan selama proses hukum berlangsung.

Larangan Komunikasi dan Aktivitas Media

Hindari Interaksi dengan Saksi dan Publikasi

Majelis hakim juga menegaskan bahwa terdakwa tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan saksi, terdakwa lain, maupun pihak yang berpotensi terlibat dalam perkara.

Selain itu, Nadiem diminta untuk tidak memberikan pernyataan kepada media di luar persidangan guna menjaga objektivitas proses hukum.

Nadiem Siap Patuhi Seluruh Ketentuan

Fokus pada Pemulihan Kesehatan

Usai sidang, Nadiem menyatakan kesiapannya untuk memenuhi seluruh syarat yang ditetapkan oleh majelis hakim. Ia berharap permohonan tersebut dapat dikabulkan agar dapat menjalani perawatan kesehatan tanpa menghambat jalannya persidangan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah tetap mengikuti proses hukum secara optimal sambil menjalani tindakan medis yang dibutuhkan.

Exit mobile version