Gamblegrid.id – Kasus penembakan yang menewaskan seorang prajurit TNI di sebuah kafe di Palembang kini tengah didalami oleh Kodam II/Sriwijaya. Korban diketahui merupakan anggota Denkesyah 02.04.04 Palembang berinisial Pratu FA, sementara pelaku diduga adalah rekan sesama anggota TNI berinisial Serda RN (23).
Peristiwa tersebut terjadi di Kafe Panhead yang berada di kawasan Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Perwira Negara, Palembang, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.40 WIB.
Pangdam II/Sriwijaya Perintahkan Penyelidikan Menyeluruh
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania menyampaikan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius pimpinan Kodam II/Sriwijaya. Pangdam disebut telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera turun tangan melakukan penanganan dan investigasi secara menyeluruh.
Asintel dan Danpomdam Turun Langsung ke Lapangan
Menurut Yordania, Pangdam II/Sriwijaya menginstruksikan Asintel Kasdam II/Sriwijaya bersama Danpomdam II/Sriwijaya agar melakukan penyelidikan secara mendalam guna memastikan fakta kejadian terungkap dengan jelas.
Langkah tersebut juga dilakukan untuk menghindari munculnya informasi simpang siur maupun spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Denpom 2/IV Palembang Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi
Saat ini, Denpom 2/IV Palembang masih menjalankan proses penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Selain itu, aparat juga mendalami rekaman CCTV di area kafe untuk mengetahui kronologi secara rinci.
Otopsi dan Pemeriksaan Barang Bukti Dilakukan
Tidak hanya pemeriksaan saksi, petugas juga melakukan otopsi terhadap jenazah korban serta mengumpulkan berbagai barang bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut. Pemeriksaan terhadap perangkat telepon genggam para saksi turut dilakukan guna mendukung proses investigasi.
Kodam II/Sriwijaya juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan untuk memperkuat proses pengungkapan kasus.
Kodam II/Sriwijaya Tingkatkan Pengawasan Internal
Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Pangdam II/Sriwijaya telah menginstruksikan seluruh komandan satuan di jajaran Kodam II/Sriwijaya untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap anggotanya masing-masing.
Proses Investigasi Masih Berjalan
Pihak Kodam menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan membutuhkan waktu agar seluruh fakta dapat terungkap secara akurat. Informasi lanjutan terkait perkembangan kasus akan disampaikan setelah proses investigasi menunjukkan hasil lebih lanjut.
