BeritaInternasional

Raja Denmark Frederik X Kunjungi Greenland di Tengah Isu Klaim Donald Trump

188
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Gamblegrid.id – Raja Denmark Frederik X kembali melakukan kunjungan resmi ke Greenland. Lawatan ini berlangsung selama tiga hari dan dinilai sebagai bentuk dukungan simbolik sekaligus politik terhadap wilayah otonom Denmark tersebut, di tengah mencuatnya kembali wacana penguasaan Greenland oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kedatangan Raja Disambut Hangat di Nuuk

Frederik X tiba di ibu kota Greenland, Nuuk, dan disambut langsung oleh Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen. Kehadiran sang raja disambut antusias oleh warga yang mengibarkan bendera Greenland di area bandara.

Dalam pernyataannya, Frederik menegaskan kedekatannya dengan masyarakat Greenland serta komitmennya terhadap kesejahteraan wilayah tersebut.

“Merupakan kehormatan bagi saya bisa kembali ke Greenland dan bertemu langsung dengan masyarakatnya,” ujar Frederik, dikutip dari AFP.

Agenda Raja Selama di Greenland

Pada hari pertama kunjungannya, Raja Frederik melakukan pertemuan dengan pemerintah lokal sebelum mengunjungi sekolah menengah atas serta perusahaan perikanan. Ia juga dijadwalkan menghadiri acara minum kopi bersama warga di sebuah pusat kebudayaan sebagai bentuk pendekatan langsung dengan masyarakat.

Kunjungan ke Wilayah Utara Greenland

Pada hari berikutnya, Raja Denmark akan melanjutkan perjalanan ke Maniitsoq, sekitar 150 kilometer di utara Nuuk. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke pusat pelatihan militer Arktik Denmark di Kangerlussuaq, yang terletak lebih jauh ke wilayah utara.

Isu Klaim AS Perkeruh Hubungan Denmark–Amerika

Kunjungan ini tidak lepas dari meningkatnya tensi diplomatik antara Denmark dan Amerika Serikat. Sebelumnya, Donald Trump kembali menegaskan ketertarikannya terhadap Greenland yang kaya sumber daya mineral dan memiliki posisi strategis di kawasan Arktik.

Meski Trump telah menarik pernyataan terkait kemungkinan pengambilalihan dengan kekuatan militer, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyebut bahwa niat tersebut diyakini belum sepenuhnya hilang.

Trump menilai Greenland memiliki nilai strategis penting bagi keamanan Amerika Serikat dan NATO, khususnya dalam menghadapi pengaruh Rusia dan China di kawasan Arktik.

Hubungan Sejarah Denmark dan Greenland

Terlepas dari sejarah kolonial Denmark di Greenland, institusi kerajaan masih memiliki tingkat penerimaan yang tinggi di kalangan masyarakat setempat. Frederik X sendiri naik takhta pada 2024 setelah ibunya, Ratu Margrethe, turun tahta.

Sebelum kunjungan kali ini, Frederik tercatat telah mengunjungi Greenland pada Juli 2024 dan April 2025, menandakan hubungan yang terus dijaga antara kerajaan Denmark dan wilayah otonom tersebut.

Exit mobile version