BeritaInternasional

Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Lima Orang di Tengah Gencatan Senjata

179
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Gamblegrid.id – Ketegangan kembali meningkat di Jalur Gaza setelah serangan terbaru yang dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang. Insiden ini terjadi ketika kesepakatan gencatan senjata antara Israel Defense Forces dan Hamas masih berlangsung dan memasuki fase lanjutan.

Serangan di Gaza Tengah dan Selatan

Badan pertahanan sipil di Gaza menyampaikan bahwa serangan udara yang terjadi pada Jumat dini hari mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka di wilayah Gaza bagian tengah.

Tak berselang lama, serangan pesawat tanpa awak dilaporkan kembali terjadi di wilayah selatan Jalur Gaza. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan tewas dan beberapa warga lainnya mengalami cedera.

Peristiwa ini menambah daftar korban di tengah situasi yang seharusnya mereda setelah diberlakukannya kesepakatan penghentian sementara konflik.

Israel Klaim Sasar Kelompok Bersenjata

Pihak militer Israel menyatakan bahwa operasi tersebut ditujukan kepada anggota Hamas yang disebut muncul dari infrastruktur bawah tanah di kawasan Rafah timur. Dalam keterangan resminya, militer Israel menyebut serangan dilakukan untuk menghilangkan ancaman yang dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Menurut pernyataan tersebut, pasukan darat yang didukung Angkatan Udara Israel melakukan serangan presisi terhadap sejumlah individu bersenjata di wilayah Rafah.

Gencatan Senjata Masih Diwarnai Ketegangan

Kesepakatan gencatan senjata yang mulai diberlakukan pada 10 Oktober dimediasi oleh Amerika Serikat. Berdasarkan ketentuannya, pasukan Israel menarik diri ke belakang garis demarkasi yang dikenal sebagai “Garis Kuning”, meski tetap mempertahankan kendali atas sebagian besar wilayah.

Namun, kedua pihak kerap saling menuding telah melakukan pelanggaran sejak fase kedua kesepakatan berjalan bulan lalu.

Data Korban Sejak Gencatan Senjata

Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah otoritas Hamas melaporkan bahwa sedikitnya 618 warga Palestina telah meninggal dunia sejak gencatan senjata diberlakukan.

Sementara itu, militer Israel menyebut lima tentaranya tewas dalam periode yang sama.

Akses media yang terbatas serta pembatasan peliputan di Gaza membuat verifikasi independen terhadap jumlah korban dan detail kejadian menjadi sulit dilakukan. Situasi ini menambah kompleksitas dalam memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi di lapangan.

Exit mobile version