BeritaNasional

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Resmi Disepakati, Selat Hormuz Dibuka Penuh Pekan Ini

13
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com

Gamblegrid.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa kesepakatan damai antara Washington dan Teheran telah resmi disetujui. Dalam pernyataannya, Trump juga memastikan bahwa Selat Hormuz akan kembali beroperasi secara penuh pada Jumat, 19 Juni 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berada di Evian-Les-Bains, Prancis, dalam agenda yang turut dihadiri Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Trump Sebut Perjanjian Damai dengan Iran Sudah Ditandatangani

Trump mengungkapkan bahwa proses penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah mencapai tahap final. Menurutnya, dokumen kesepakatan telah ditandatangani dan menjadi dasar bagi berakhirnya ketegangan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai pihak-pihak yang menandatangani dokumen tersebut maupun isi lengkap dari kesepakatan yang telah dicapai.

Selat Hormuz Mulai Dibuka Kembali

Dalam kesempatan yang sama, Trump menyampaikan bahwa aktivitas di Selat Hormuz telah mulai kembali berjalan secara bertahap. Jalur pelayaran strategis tersebut disebut akan beroperasi sepenuhnya pada akhir pekan ini.

Menurut Trump, pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu langkah penting dalam memulihkan stabilitas perdagangan global, terutama distribusi energi yang selama ini terdampak konflik.

Pengumuman Perdamaian Pertama Kali Disampaikan Pakistan

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menjadi pihak pertama yang mengumumkan adanya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran pada Senin (15/6/2026).

Sharif menjelaskan bahwa kedua negara telah menyepakati penghentian konflik secara segera dan permanen di berbagai wilayah yang terdampak, termasuk kawasan Lebanon.

Pengumuman tersebut kemudian diperkuat oleh pernyataan Trump melalui platform Truth Social miliknya.

Trump Umumkan Berakhirnya Blokade Laut

Dalam unggahannya, Trump menyampaikan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran telah rampung. Ia juga menyebut bahwa blokade laut yang sebelumnya diberlakukan oleh Amerika Serikat telah dicabut.

Selain itu, Trump mengisyaratkan dimulainya kembali aktivitas pelayaran internasional dan distribusi minyak melalui Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur energi terpenting di dunia.

Ia bahkan mengajak komunitas maritim global untuk kembali mengoperasikan kapal-kapal mereka seiring normalisasi kondisi keamanan di kawasan tersebut.

Latar Belakang Konflik AS dan Iran

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat sejak akhir Februari 2026. Konflik bermula setelah operasi militer yang melibatkan AS dan Israel terhadap target-target di Iran.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar Israel serta sejumlah kepentingan sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Rangkaian serangan tersebut memicu gangguan keamanan regional, termasuk terganggunya lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan minyak dunia.

Dampak Perdamaian terhadap Stabilitas Global

Jika implementasi kesepakatan berjalan sesuai rencana, pembukaan penuh Selat Hormuz berpotensi memberikan dampak positif terhadap pasar energi internasional. Kelancaran distribusi minyak dan gas melalui jalur tersebut diharapkan mampu meredakan kekhawatiran pasar serta mendukung stabilitas ekonomi global dalam beberapa bulan mendatang.

Exit mobile version