BeritaNasional

4 Kesaksian Warga soal Aksi Nekat Mobil Lawan Arus di Gunung Sahari yang Viral

139
Sumber foto : Detik.com
Sumber foto : Detik.com

Gamblegrid.id – Aksi berbahaya seorang pengemudi mobil yang nekat melaju melawan arah dan menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, menghebohkan publik. Kejadian yang terekam kamera dan beredar luas di media sosial ini disebut warga seperti adegan kejar-kejaran dalam film laga.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu sore, 25 Februari 2026, dan berakhir setelah kendaraan pelaku terkepung massa serta aparat kepolisian.

Kronologi Mobil Melawan Arah di Gunung Sahari

Peristiwa bermula ketika sebuah mobil bergerak dari arah utara menuju selatan. Saat hendak dihentikan petugas di sekitar Halte Lapangan Banteng, kendaraan justru terus melaju dan berpindah jalur secara berbahaya.

Mobil kemudian berputar-putar melewati sejumlah ruas jalan, termasuk kawasan Gunung Sahari dan sekitarnya, hingga akhirnya masuk jalur berlawanan dan menabrak beberapa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

Menurut keterangan kepolisian, kendaraan tersebut juga sempat menabrak mobil patroli sebelum akhirnya terhenti.

Pengemudi Kini Jadi Tersangka

Pengemudi berinisial HM (25) telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 311 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terkait tindakan mengemudi yang membahayakan nyawa orang lain.

Penanganan perkara dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Polda Metro Jaya.

4 Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian

1. Pengemudi Terlihat Linglung dan Diam

Salah satu warga bernama Wawa (53) mengungkapkan bahwa saat diamankan, pengemudi tidak menunjukkan perlawanan sama sekali. Ia hanya duduk di balik kemudi dengan ekspresi kosong dan tidak banyak bicara.

Menurutnya, kondisi pengemudi tampak seperti orang syok atau kebingungan. Sementara itu, tiga penumpang lainnya langsung dibawa ke mobil patroli oleh petugas.

2. Mobil Terjebak dan Tak Bisa Kabur

Wawa juga menceritakan detik-detik mobil akhirnya berhenti setelah terjepit di antara beberapa kendaraan. Upaya pengemudi untuk lolos dengan maju-mundur gagal karena ruang gerak yang semakin sempit.

Mobil tersebut terhalang kendaraan di sisi kanan dan kiri, serta pembatas jalur, hingga akhirnya tidak bisa bergerak dan dikepung warga.

3. Warga Mendengar Tembakan Peringatan

Saksi lain bernama Frangky (58) mengatakan dirinya tersentak setelah mendengar suara tembakan peringatan dari polisi. Saat itu, ia sedang berada di sekitar bantaran Kali Ciliwung.

Mendengar suara tersebut, warga sekitar langsung berlarian menuju lokasi karena mengira terjadi kejadian serius.

4. Massa Lempari Mobil, Warga Cegah Amuk Lebih Parah

Setibanya di lokasi, Frangky melihat mobil sudah dikelilingi massa yang melempari dan memukul bodi kendaraan. Situasi sempat memanas, namun beberapa warga berusaha menahan emosi agar pengemudi dan penumpang tidak diseret keluar dari mobil.

Aparat akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan mengamankan seluruh penumpang.

Polisi Imbau Warga Tetap Tenang

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat. Aksi main hakim sendiri dinilai dapat memperkeruh situasi dan membahayakan keselamatan.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan kondisi pengemudi saat kejadian.

Exit mobile version