Gamblegrid.id – Peristiwa kecelakaan tragis yang melibatkan bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menyebabkan sedikitnya 16 orang meninggal dunia. Sejumlah korban diketahui tewas dalam kondisi terbakar setelah kendaraan mengalami insiden hebat di lokasi kejadian.
Selain korban meninggal, terdapat tiga penumpang yang mengalami luka berat dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit, Muratara. Sementara itu, satu orang kernet dilaporkan selamat dengan luka ringan.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengatakan proses investigasi masih berlangsung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) bersama petugas gabungan terus melakukan identifikasi korban di RS Bhayangkara.
Pemeriksaan Manifest dan Kondisi Kendaraan
Petugas juga mendalami data manifest penumpang, titik keberangkatan, jumlah penumpang yang berada di dalam bus, hingga kecocokan muatan kendaraan. Selain itu, kondisi jalan serta kelayakan armada turut diperiksa untuk mengetahui faktor pemicu kecelakaan.
Menurut Nandang, pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya unsur kelalaian pengemudi maupun faktor teknis kendaraan.
Hasil Investigasi Akan Diumumkan Setelah Pemeriksaan Lengkap
Polda Sumsel menegaskan kesimpulan terkait penyebab utama kecelakaan belum dapat dipastikan saat ini. Polisi masih menunggu hasil investigasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan laboratoris forensik.
“Keterangan final mengenai penyebab kecelakaan akan disampaikan setelah seluruh rangkaian penyelidikan selesai dilakukan secara ilmiah dan profesional,” ujarnya.
Daftar 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara
Berikut identitas korban meninggal yang telah berhasil diidentifikasi:
Korban dari Truk Tangki
- Aryanto (49), sopir truk tangki PT Sleraya, warga Lubuklinggau.
- Martono (48), penumpang truk tangki, warga Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara.
Keduanya ditemukan meninggal dalam kondisi terbakar di dalam kendaraan.
Kru Bus ALS yang Meninggal
- Alif (44), sopir bus ALS asal Jawa Tengah.
- Saf (50), kernet bus ALS asal Medan, Sumatera Utara.
- Maleh (42), kernet bus ALS asal Medan, Sumatera Utara.
Penumpang Bus ALS yang Menjadi Korban
- Relodo
- Zulkifli
- Aldi Sulistiawan
- Rani, istri Aldi Sulistiawan
- Bela, anak Aldi Sulistiawan dan Rani
- Celinton
- Hj Syamsiah Bachri
- Sukardi
- Salim
- Budiyanto
- Bahrul Ulum
Polda Sumsel Pastikan Penanganan Dilakukan Secara Profesional
Polda Sumatera Selatan memastikan proses penanganan kecelakaan maut ini dilakukan secara maksimal dan transparan. Aparat juga terus memperbarui data korban seiring berlangsungnya proses identifikasi lanjutan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi investigasi agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menimbulkan spekulasi.









