
Gamblegrid.id – Seekor macan tutul ditemukan dalam kondisi terjerat perangkap di kawasan Gunung Mas, Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Satwa liar tersebut diduga terperangkap jerat yang dipasang untuk berburu babi hutan.
Penemuan ini berawal dari laporan warga Kampung Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, yang melihat keberadaan macan tutul di dekat area permukiman pada Jumat pagi. Hewan tersebut diketahui terjerat sekitar pukul 08.30 WIB, tidak jauh dari fasilitas umum setempat.

Proses Evakuasi oleh Petugas dan Tim Medis
Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat segera turun tangan melakukan evakuasi. Proses ini melibatkan tim medis, termasuk dokter hewan dari Taman Safari Indonesia, untuk memastikan keselamatan satwa selama penanganan.
Evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati, terutama dalam penggunaan obat bius. Dosis yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan berat tubuh macan tutul agar tidak menimbulkan risiko tambahan.
Dugaan Penyebab Satwa Turun ke Permukiman
Menurut petugas, ada kemungkinan macan tutul turun mendekati permukiman karena ketersediaan makanan di habitat aslinya berkurang. Selain itu, aktivitas perburuan dengan menggunakan anjing pemburu juga diduga menjadi faktor yang mendorong satwa keluar dari kawasan hutan.
Jerat yang digunakan diperkirakan merupakan perangkap berburu babi hutan yang kerap dipasang oleh pemburu liar di area tersebut.
Perawatan dan Rencana Pelepasliaran
Setelah berhasil dievakuasi, macan tutul dibawa ke lembaga konservasi di Taman Safari untuk menjalani observasi dan perawatan. Kondisi kesehatannya akan dipantau selama satu hingga dua hari.
Jika dinyatakan pulih dan stabil, satwa tersebut akan segera dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya agar dapat hidup secara normal di alam liar.
Imbauan untuk Masyarakat
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak memasang jerat sembarangan di kawasan hutan maupun sekitar permukiman. Selain berbahaya bagi satwa dilindungi, praktik ini juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan satwa liar yang terjebak atau masuk ke area pemukiman, guna penanganan yang cepat dan tepat.







