BeritaNasional

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman Pascagempa Kembar Berkekuatan Besar di Venezuela

3
Sumber foto : detik.com
Sumber foto : detik.com

Gamblegrid.id – Pemerintah Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam keadaan selamat setelah negara tersebut diguncang dua gempa bumi berkekuatan besar yang memicu status darurat nasional.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas terus melakukan pemantauan situasi serta berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan keselamatan WNI di wilayah terdampak.

Tiga WNI di Venezuela Dipastikan Selamat

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan terbaru, terdapat tiga WNI yang saat ini berada di Venezuela. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Selain itu, Kantor KBRI Caracas dan Wisma Duta dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti. Seluruh staf diplomatik Indonesia yang bertugas di negara tersebut juga berada dalam keadaan selamat.

KBRI Caracas Aktif Pantau Perkembangan Situasi

Untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan, KBRI Caracas terus memonitor informasi resmi yang disampaikan pemerintah Venezuela dan lembaga terkait.

Pihak kedutaan juga telah membuka jalur komunikasi darurat guna memudahkan pemantauan kondisi WNI serta mempercepat penanganan apabila terjadi situasi yang memerlukan bantuan konsuler.

Kemlu mengimbau seluruh WNI di Venezuela agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas setempat demi menjaga keselamatan.

Hotline Darurat Disiapkan untuk WNI

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyediakan layanan darurat yang dapat dihubungi oleh WNI yang membutuhkan bantuan.

WNI di Venezuela dapat menghubungi Hotline KBRI Caracas melalui nomor +58 4120217263 atau +58 4122340100. Sementara itu, layanan darurat Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri dapat diakses melalui nomor +62 812-9007-0027.

Pemerintah Indonesia Sampaikan Belasungkawa

Pemerintah Indonesia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana alam yang melanda Venezuela. Kemlu berharap proses penanganan darurat dan pemulihan pascabencana dapat berlangsung dengan cepat sehingga masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas normal.

Venezuela Tetapkan Status Darurat Nasional

Sebelumnya, Pemimpin Sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengumumkan status darurat setelah negaranya diguncang dua gempa besar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.

Bencana tersebut diikuti lebih dari 20 gempa susulan yang menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum dan infrastruktur penting di sejumlah wilayah.

Bandara Internasional Ditutup Akibat Kerusakan

Salah satu dampak signifikan dari gempa adalah kerusakan serius yang terjadi di Bandara Internasional Maiquetia, yang berada dekat ibu kota Caracas.

Pemerintah Venezuela memutuskan menutup sementara operasional bandara tersebut guna menjamin keselamatan penerbangan serta mendukung proses evaluasi kerusakan.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui televisi nasional, Delcy Rodríguez juga mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat bencana tersebut. Namun hingga kini, jumlah pasti korban meninggal dunia belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah Venezuela.

Upaya Pemulihan Terus Dilakukan

Otoritas Venezuela saat ini masih melakukan pendataan kerusakan dan penanganan terhadap warga terdampak. Tim tanggap darurat juga terus disiagakan untuk menghadapi kemungkinan gempa susulan serta membantu proses evakuasi dan pemulihan di berbagai daerah yang terdampak.

Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan perlindungan bagi seluruh WNI yang berada di Venezuela.

Exit mobile version