Gamblegrid.id – Aparat kepolisian masih memburu pelaku pelemparan bom molotov yang menyebabkan seorang ibu dan anak balitanya menjadi korban salah sasaran di kawasan Koja, Jakarta Utara. Dalam aksinya, pelaku diketahui tidak beroperasi seorang diri, melainkan ditemani beberapa rekannya.
Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengungkapkan bahwa pelaku utama yang melempar molotov diduga datang bersama dua hingga tiga orang lainnya saat kejadian berlangsung. Saat ini tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Koja terus melakukan pencarian terhadap para pelaku yang masih melarikan diri.
Polisi Kerahkan Tim Gabungan untuk Memburu Pelaku
Menurut Andry, proses pengejaran masih berlangsung intensif. Kepolisian berharap para pelaku dapat segera diamankan agar motif dan tujuan aksi tersebut bisa terungkap secara jelas.
Penyelidikan juga dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam detik-detik kejadian. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kejadian
Dalam video yang beredar, terlihat seorang ibu sedang mengendarai sepeda motor sambil membonceng anaknya yang masih balita melewati sebuah gang sempit. Di lokasi yang sama tampak empat pria sedang berkumpul di pinggir jalan.
Tidak lama setelah korban melintas, sebuah bom molotov dilempar ke arah tertentu. Namun lemparan tersebut justru mengenai area dekat kendaraan korban sehingga memicu kepanikan.
Akibat insiden itu, sang ibu kehilangan kendali atas sepeda motornya. Kendaraan yang dikendarainya kemudian menabrak sebuah pintu hingga keduanya terjatuh.
Warga Berupaya Menolong Korban dan Mengejar Pelaku
Peristiwa tersebut langsung mengundang reaksi warga sekitar. Sejumlah warga berlari mengejar pelaku yang kabur setelah melakukan aksinya. Bahkan ada warga yang spontan membawa senjata tajam untuk membantu pengejaran.
Sementara itu, warga lainnya fokus memberikan pertolongan kepada korban. Mereka berusaha memadamkan api yang muncul akibat pecahan molotov dengan menyiramkan air ke titik kebakaran.
Korban Diduga Tidak Ada Hubungannya dengan Target Pelaku
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ibu dan anak yang menjadi korban tidak memiliki keterkaitan dengan sasaran yang dituju pelaku. Korban hanya kebetulan melintas di lokasi ketika aksi pelemparan terjadi.
Menurut keterangan polisi, bom molotov yang dilempar jatuh di jalan dan terbakar. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor korban melintas sehingga korban terkejut dan akhirnya terjatuh.
Polisi Dalami Motif dan Identitas Pelaku
Hingga kini, aparat masih mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat dalam aksi tersebut. Polisi juga terus mendalami motif di balik pelemparan molotov yang nyaris menimbulkan korban lebih serius itu.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku diimbau segera melapor kepada pihak berwenang guna mempercepat proses pengungkapan kasus dan penangkapan para pelaku.
